Perhatian dalam Membeli Ponsel

25 Oktober 2008

Pasar ponsel rekondisi diperkirakan mencapai separuh dari total penjualan handphone di Tanah Air. Barang ini adalah hasil daur ulang limbah telepon genggam luar negeri yang diselundupkan ke Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta: Handphone, saat ini seolah sudah menjadi kebutuhan penting. Selain sebagai sarana komunikasi, benda mungil ini juga telah menjadi gaya hidup. Diperkirakan, angka penjualan telepon seluler alias ponsel di Indonesia dalam sehari mencapai 8.000 unit. Ini artinya, hampir 10 juta unit telepon genggam laris manis terjual di pasaran Tanah Air dalam setahun.

Namun tahukah Anda? Ternyata, tak sedikit ponsel di pasaran adalah hasil daur ulang alias HP rekondisi. Sebagian lainnya menyebut handphone refurbish atau barang bergaransi toko. Tak ada angka pasti jumlah HP rekondisi yang beredar. Namun diperkirakan jumlah peredarannya nyaris separuh dari total penjualan HP di Indonesia.

Penelusuran tim Sigi SCTV, belum lama ini, menunjukkan HP rekondisi dijual dengan harga yang sangat murah bahkan bisa terpaut 25 hingga 50 persen dari harga tipe sejenis yang paten. Namun, HP jenis ini sangat rentan. Namanya barang berkomponen bekas, komponennya bisa aus dalam hitungan hari.

Pasar HP rekondisi sangat gampang ditemukan. Sebuah toko di kawasan pertokoan bilangan Jakarta Selatan misalnya, mengaku siap memasok ratusan bahkan ribuan unit HP rekondisi berbagai merek dan jenis. Tim Sigi juga mendapati sejumlah HP merk ternama macam Moto yang dilego hanya seharga Rp 300 ribu. Atau, PDA (Personal Digital Assistant) merek Kyocera buatan Amerika Serikat yang dijual sekitar Rp 1 juta. Melihat harganya yang sedemikian murah, tim Sigi yakin HP tersebut hasil daur ulang.

Lewat bantuan seorang teknisi HP terlatih dan berpengalaman, tim Sigi membongkar sejumlah HP yang diduga kuat hasil rekondisi. Dari hasil pemeriksaan, dipastikan HP CDMA (Code division multiple access) merek Nexian yang tengah laris-larisnya di pasaran ini adalah barang rekondisi. Sejumlah komponen telepon tersebut sudah usang dan hanya diperkirakan hanya bisa bertahan dalam dua atau tiga bulan. “Di negara asalnya, HP ini sudah tak layak pakai,” ujar sang teknisi. Demikian juga dengan ponsel merek Nokia tipe 2126 yang sangat populer di Tanah Air.

Pabrikan Nexian jelas membantah temuan ini. Presiden Direktur PT Metrotech Jaya Komunika Martono Jaya Kusuma membantah jika produk HP-nya adalah hasil daur ulang. Ia menjamin semua komponen yang diimpor 100 persen baru. “Semua dikirim dalam kondisi baru dan dirakit di Indonesia,” jelas Martono.

Lain halnya dengan pihak Nokia. Mereka tak membantah jika Nokia tipe 2126 adalah HP rekondisi. Cuma, Nokia tipe tersebut tak diproduksi Nokia Indonesia. Barang tersebut juga mestinya tak dijual di Indonesia alias kemungkinan barang selundupan. “Hanya diedarkan di Amerika Latin,” ujar salah seorang teknisi resmi Nokia.

Sebenarnya seperti apakah HP rekondisi itu? Menurut seorang ahli telepon seluler Kusuma, kebanyakan HP rekondisi didaur ulang dari ponsel bekas yang sudah menjadi limbah di luar negeri. Limbah-limbah HP tersebut diambil mesin dan LCD monitornya kemudian dirakit ulang. Sementara casing, charger dan aksesori lainnya diganti baru.

Umumnya, HP bekas itu didatangkan dari negara-negara di Asia seperti Korea, Jepang, dan Cina. Tak sedikit juga yang diimpor dari Amerika dan beberapa negara di Eropa. Barang bekas ini kemungkinan kuat didatangkan secara ilegal melalui jaringan yang sangat rapi. Modus yang pernah terbongkar adalah memasukkan barang ke Indonesia dengan cara dipisah-pisah antara handset dan aksesorinya. “Paling banyak Nokia dan Samsung,” imbuh Kusuma.

Di Indonesia, barang-barang tersebut lantas dipereteli dan dirangkai kembali. Tentu saja dibalut dalam casing yang gres. Yang paling mencengangkan, HP-HP hasil daur ulang itu dikemas dalam dus-dus baru yang sangat mirip resmi.

Usut punya usut, dus-dus merek HP ternama seperti Nokia ternyata diperjualbelikan secara bebas. Barang yang tentu saja palsu ini bisa dibeli dengan harga Rp 20 ribu berikut buku manual dan perangkat lunaknya.

Lantas bagaimana dengan nomor seri mesinnya? Rupanya, urusan ini pun memiliki pasar tersendiri. Penelusuran tin Sigi menemukan fakta bahwa satu nomor seri IMEI (International Mobile Equipment Identification) atau nomor mesin HP diperjualbelikan hanya dengan harga Rp 3.500. Paket IMEI ini berikut barcode dan nomor register HP.

Jika mesin HP bekas sudah dibalut casing baru lalu dibungkus dus lengkap dengan aksesorinya, maka ponsel rekondisi tersebut siap dijual ke pasaran layaknya barang paten 100 persen. Umumnya, masyarakat tak akan bisa membedakannya mana HP aspal ini dengan HP merek paten bergaransi resmi pabrik. Penampilan fisik keduanya tak jauh berbeda.

Pada akhirnya, konsumen harus lebih waspada dan teliti sebelum membeli agar tak menyesal karena barang yang dibeli tak seperti yang diharapkan. Kejujuran sang penjual pun menjadi faktor yang tak kalah penting. Satu hal yang pasti, ada baiknya konsumen membeli HP di agen atau vendor resmi produsen telepon genggam.(TOZ/ Tim Sigi SCTV)

Sumber :

http://www.liputan6.com/view/8,130095,1,0,1160619166.html


CPNS Depdiknas 2008

16 September 2008

JAKARTA, Departemen Pendidikan Nasional membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2008. Adapun Direktorat yang membutuhkan CPNS tersebut yaitu Balai Penelitian dan Pengembangan Depdiknas Jakarta, Direktorat PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal). Pengumuman penerimaan CPNS tersebut dapat Anda lihat secara langsung di lobby Depdiknas Gedung E, sebagai berita singkat mengenai informasi penerimaan CPNS di lingkungan Depdiknas adalah sebagai berikut :

Berdasarkan SK MENPAN NOmor: B/60.F/M.PAN/9/2008 Tanggal 21 Agustus 2008 dan SK Mendiknas Nomor 44085/A4.1/KP/2008 Tanggal 3 September 2008 dan hasil rapat teknis kepegawaian tanggal 8 s/d 10 september 2008, Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional akan menerima CPNS Sejumlah 10 orang dengan rincian sebagai berikut :

No Gol/Ruang Tingkat Pdd. Kd.K.Akademik Kual. Akademik Jabatan Jml. Formasi
1 III / a S1 5020 Akuntansi Akuntan 2
2 III / a S1 5028 Ekonomi Manaj. Pengolah Data Keuangan 1
3 III / a S1 5038 Administrasi Negara Pemroses Jab. Fungsional 1
4 III / a S1 5045 Ilmu Komunikasi Pengolah Data Kepegawaian 1
5 III / a S1 5224 Teknik Lingkungan Peneliti Bidang Pendidikan 1
6 III / a S1 6016 PLB Peneliti Bidang Pendidikan 1
7 III / a S1 5075 Bahasa Inggris Peneliti Bidang Pendidikan 1
8 III / a S1 5094 Psikologi Peneliti Bidang Pendidikan 1
9 III / a S1 5308 Teknik Informatika Analisis Program Komputer 1
Jumlah 10

Waktu Pendaftaran :

Penerimaan Pendaftaran, Seleksi Administrasi, Pengisian Biodata, dan Pengambilan Nomor Tanda Peserta Ujian oleh yang bersangkutan mulai tanggal 25 s.d 27 September 2008

Tempat Pendaftaran :

Pendaftaran di laksanakan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Departemen Pendidikan Nasional Jalan Raya Cinangka KM 19, Sawangan 16517 dari pukul 09.00 – 15.00 WIB

2. Penerimaan CPNS di Direktorat Pendidikan Formal dan Informal Depdiknas

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 44085/A4/KP/2008 tanggal 3 September 2008 dan hasil rapat teknis kepegawaian tanggal 8 s.d 10 September 2008 Direktorat Jenderal Pendidikan Formal dan Informal Jakarta, serta UPT Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal (BP-PNFI) Departemen Pendidikan Nasional akan menerima CPNS sejumlah 25 orang :

Pendaftaran :

Pendaftaran seleksi administrasi, pengisian biodata dan pengambilan Nomor Tanda Peserta Ujian oleh yang bersangkutan dimulai tanggal 24 s.d 27 September 2008 pukul 09.00 – 15.00 WIB

Tempat Pendaftaran :

1. Penempatan di Direktorat Jenderal PNFI Pusat Jakarta di P2-PNFI Regional 1 Bandung Jl. Jayagiri No.63

Lembangan Bandung 40391 Telp. : 022-2786017, 2787474

2. Penempatan di UPT BP-PNFI
1. BP-PNFI Regional VI Banjarbaru
Jl. Ahmad Yani KM. 30 Banjarbaru 70721, Kalimantan Selatan Telp. 0511-4785306
2. BP-PNFI Regional VII Mataram
Jl. Arya Banjar Getas No. 17 Mataram 83127 Nusa Tenggara Barat Telp. 0370-638932
3. BP-PNFI Regional VIII Sentani
Jl. Raya Kemiri Sentani Jayapura 99358 Papua Telp. 0367-593588

Untuk informasi lebih lengkap mengenai penerimaan CPNS di lingkuangan Depdiknas silahkan datang langsung di Lobby Gedung E, Depdiknas Jakarta. atau untuk informasi mengenai CPNS di Ditjen PNFI silahkan kunjungi situsnya di http://202.127.105.67/

Penerimaan CPNS Depdiknas yang serupa juga diadakan di Sekretariat Jenderal dan Unit Utama lainya di Depdiknas. Silahkan datang ke Departemen Pendidikan Nasional dan segera daftarkan diri anda.


Pertanyaan Buat Tamu Mba Rita

10 September 2008

Nama Penanya : Suwarno

Asal Instansi : Dinas Pendidikan Kota Bekasi

No. HP : ada di Phone Book ku

Pertanyaan:

1. Saya sudah Upload tanggal 1-9-2008 dan tanggal 3-9-2008, tapi kenapa sampai saat ini belum turun NISN nya?

Jawab: Silahkan cek pada menu riwayat, apabila file diterima atau data tampil di situs berarti tinggal menunggu saja generasi NISN di situs tapi apabila di riwayat hasil cek nya berupa file gagal di proses, maka harus dilihat lagi status file excel yang bapak punya, kemungkinan ada masalah di dalam file excel yang bapak kirimkan.

2. Ada beberapa sekolah ( 1 kecamatan) siswa nya dobel, apa bisa di hapus data yang dobel tersebut?

Jawab: Sangat bisa sekali pa, karena didalam web operator ada fasilitas menghapus data siswa, yaitu pada Modul Siswa pada Menu Non aktif siswa, ketika akan me nonaktifkan siswa tersebut ada opsi pilihan silahkan bapak pilih alasan di nonaktifkannya. Bapak bisa memilih diberhentikan, mengundurkan diri, meninggal dunia atau HAPUS.

3. Banyak siswa yang sudah ada NISN di SD, tetapi di SMP dapat NISN baru ?

Jawab: Hal itu bisa saja terjadi karena operator tidak melakukan proses update terhadap NISN yang lama, melainkan membuat baru di SMP dimana siswa tersebut sekolah.

4. Bagaimana untuk siswa yang pindah jenjang, tetapi disekolah asal belum ada NISN nya, apa perlu mengajukan di sekolah asal ?

Jawab: Untuk siswa tersebut di buatkan saja di sekolah yang baru dimana sekarang siswa tersebut sekolah dan tidak perlu dilakukan di sekolah asal.

Demikian, semoga informasi ini dapat membantu. Terima kasih


Jurnal Harian Aplikasi Chat

4 September 2008

Dedi Lubis Tebing Tinggi (04-09-2008 10:09:54): Siang Pak, saya sdh coba yg bpk sarankan untuk siswa kelas 6 diubah menjadi lulus, tapi sebagian ada data yg diupload gagal proses, gimana ya Pak, mohon sarannya

Sundoro Pramuji (04-09-2008 10:10:47): coba di cek lagi mana-mana saja yang gagal

Sundoro Pramuji (04-09-2008 10:10:56): pasti ada data yang masih belum lulus

Dedi Lubis Tebing Tinggi (04-09-2008 10:12:07): validasi-nya tidak ada yang error pak, saya sdh cek kembali, data sudah ok semua. apa ada cara lain pak

Sundoro Pramuji (04-09-2008 10:12:52): Pengalaman yang kemarin ada data kelas 5 dan 6 yang langsung di upload ke kelas 7

Sundoro Pramuji (04-09-2008 10:13:17): seharusnya si siswa di pastikan bahwa yang akan di upload ke SMP adalah siswa SD yang sudah menjadi kelas 7

Dedi Lubis Tebing Tinggi (04-09-2008 10:13:47): ooooo, ok pak, saya cek kembali siswa kelas 7 yg sdh saya upload.

Dedi Lubis Tebing Tinggi (04-09-2008 10:15:27): tapi kami masih mau update siswa SD-nya Pak, biar kondisi siswanya yang ada sekarang TP. 2008/2009, bukan TP. 2007/2008

Sundoro Pramuji (04-09-2008 10:16:59): bisa saja pa di lakukana

Sundoro Pramuji (04-09-2008 10:17:02): bisa saja pa di lakukan

Dedi Lubis Tebing Tinggi (04-09-2008 10:18:16): tapi kalau kita update kelas-nya & upload siswa kelas 1, kemungkinan kecil akan gagal proseskan Pak ?

Sundoro Pramuji (04-09-2008 10:18:58): bapak update dulu yang jenjang 2007/2008 menjadi 2008/2009

Sundoro Pramuji (04-09-2008 10:19:06): baru kemudian bapak upload kelas 1 nya

Sundoro Pramuji (04-09-2008 10:19:16): itukan dah jadi 2008/2009 semuanya

Dedi Lubis Tebing Tinggi (04-09-2008 10:20:01): jadi update dulu, baru kemudian di upload pak, bukan sekalian update dan download ?

Sundoro Pramuji (04-09-2008 10:20:35): update dulu dong pa

Sundoro Pramuji (04-09-2008 10:21:07): klo langsung di upload bisa jadi kelas satu yang baru akan bercampur dengan kelas 1 yang lama, yang seharusnya kelas 2

Dedi Lubis Tebing Tinggi (04-09-2008 10:21:42): ok, deh Pak, terimakasih pak atas sarannya, akan saya coba dulu.


Data Error Ketika Upload Kelas 7

3 September 2008

Sekedar Informasi buat rekan-rekan operator dapodik. Banyak yang menanyakan kesulitan upload untuk kelas 7 atau upload untuk jenjang yang berbeda. Indikator dari siswa lulus adalah siswa menjadi kelas 7 di situs NISN walaupun jenjangnya masih di SD. Ketika di Uploader bila terdapat siswa error, pastikan dan cek kembali NISN siswa tersebut apakah sudah lulus atau belum? kemudian apabila belum lulus, bisa di luluskan dengan cara:

1. Buka Web operator
2. Pilih Modul Siswa
3. Pilih Biodata
4. Masukan NISN nya
5. Pilih Combobox kelas dan ubah menjadi Lulus
6. Kemudian tunggu beberapa saat, untuk kemudian di upload kembali

Demikian informasi semoga dapat membantu. Terima kasih. Sebagai silaturahmi rekan-rekan operator dapodik, silahkan bergabung pada milis operator-dapodik (operator-dapodik@yahoogroups.com)


Surat Resmi Pemutakhiran Data Siswa dan Sekolah Tahun Ajaran 2008-2009, Kenaikan dan Kelulusan Siswa

14 Agustus 2008

Vote Keajaiban Dunia

11 Agustus 2008

Ayo dukung Vote untuk Indonesia, Dimana tim Panelis Keajaiban Dunia akan menyeleksi 7 Keajaiban Dunia yang berupa dari alam diseluruh dunia. Banyak Keajaiban alam kita yang sebenarnya bagus tapi tidak terpilih karena kurangnya suara pilih dari masyarakat dunia. Jelas, yang sudah menjadi Nominasi selain negara Indonesia, masyarakat dunia akan mendukung negaranya sendiri dibandingkan memilih negara lain. Untuk itu diharapkan masyarakat Indonesia dapat memberikan suaranya untuk memilik keindahan alam indonesia tercinta ini yang kita miliki.

Untuk Indonesia terpilih terdiri dari

Vulcano :

Krakatau, Volcanic Islands

National Park/ Nature Reserve :

Komodo National Park, National Park

Lake :

Lake Toba

Untuk informasi lebih jelasnya anda dapat mengklik link di bawah ini. :

http://www.new7wonders.com/nature/en/nominees/asia/


Informasi Data Alumni Situs Dapodik

28 Juli 2008

Kepada seluruh Dinas Pendidikan Kota/Kab se Indonesia yth.

Dengan hormat,

Berkenaan dengan tahun ajaran baru 2008/2009, kami informasikan bahwa
untuk menjaga validitas data siswa, sistem telah melakukan proses
pemutakhiran data siswa dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Seluruh data siswa kelas 6, kelas 9 dan kelas 12 secara otomatis
statusnya dijadikan “lulus” oleh sistem.

2. Seluruh data siswa “selain kelas 6, 9 dan 12″ secara otomatis statusnya
dijadikan “naik kelas” oleh sistem.

3. Informasi mengenai data siswa yang telah terotomasi “status lulus”
tersebut ajaran 2008/2009 dapat diakses di Menu Download, Pada Menu Siswa di Web Operator
http://operator.jardiknas.org

4. Jika ada status siswa yang “tidak lulus atau tidak naik kelas”, mohon
untuk di edit status “tidak lulus/tidak naik kelas” siswa bersangkungan
melalui situs web operator (http://operator.jardiknas.org).

5. Untuk pemrosesan status sekolah siswa di kelas 7 dan kelas 10 dapat
dilakukan melalui web operator di http://operator.jardiknas.org.

6. Upload data siswa melalui aplikasi web uploader
(http://uploader.jardiknas.org) hanya dapat dilakukan bagi data siswa
kelas 1 saja mulai tanggal 1 Oktober 2008.

7. Untuk konsultasi lebih lanjut dapat kontak langsung dengan Tim Pendukung
Teknis Dapodik di http://nisn.jardiknas.org/cont/kontak/index.php

Demikian informasi yang kami sampaikan, terima kasih atas perhatian dan
kerjasamanya.

Hormat kami,

Tim Dapodik DEPDIKNAS


Penundaan Upload Data Siswa Untuk Siswa Ajaran Baru

28 Juli 2008

PEMBERITAHUAN: Sesuai dengan yg dicanangkan dalam program Dapodik, maka per Tahun Ajaran 2008-2009 ini aplikasi Uploader hanya akan menerima data siswa kelas 1 tingkat SD, kelas 7 tingkat SLTP, dan kelas 10 tingkat SLTA. Atau, uploader hanya akan menerima siswa baru di tiap jenjang sekolah. NISN baru hanya diberikan pada siswa kelas 1 SD saja sehingga upload data kelas 7 dan 10 harus disertai NISN.

Karena banyak permintaan dari teman-teman operator yang ingin melakukan Upload data dan Update data di maksud serta krn masih belum seluruh kota melengkapi data Dapodik secara lengkap dan benar, maka batasan di atas ditunda hingga tgl 27 Juli 1 Oktober 2008. Perubahan batas waktu penundaan dilakukan atas permintaan dari operator daerah kota/kab. Penundaan ini diberikan dgn harapan seluruh kota segera meng-upload data yg benar dan lengkap secepatnya hingga tgl tersebut. Setelah itu aplikasi Uploader akan mulai melakukan pembatasan di atas.

Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Tim Dapodik Depdiknas


Dapodik Sistem Ajaran Baru 2008-2009

21 Juli 2008

PEMBERITAHUAN: Sesuai dengan yg dicanangkan dalam program Dapodik, maka per Tahun Ajaran 2008-2009 ini aplikasi Uploader hanya akan menerima data siswa kelas 1 tingkat SD, kelas 7 tingkat SLTP, dan kelas 10 tingkat SLTA. Atau, uploader hanya akan menerima siswa baru di tiap jenjang sekolah. NISN baru hanya diberikan pada siswa kelas 1 SD saja sehingga upload data kelas 7 dan 10 harus disertai NISN.

Namun krn masih belum seluruh kota melengkapi data Dapodik secara lengkap dan benar, maka batasan di atas ditunda hingga tgl 27 Juli 2008. Penundaan ini diberikan dgn harapan seluruh kota segera meng-upload data yg benar dan lengkap secepatnya. Setelah tgl tsb maka aplikasi Uploader akan mulai melakukan pembatasan di atas. Terima kasih. Selamat Bekerja.