Dapodik Versi 2.1.6 Beta

9 Juni 2009

Sistem Dapodik Versi 2.1.6 Beta
- Ditambahkan kolom NSS pada situs Publik NPSN dan NISN
- Ditambahkan Input data NSS pada web operator pada Modul Sekolah > Menu Data Sekolah (Edit Sekolah)
- Ditambahkan jenjang TK pada situs publik NPSN
- Melengkapi Sistem Dapodik Versi 2.1.5 Beta

Sistem Dapodik Versi 2.1.5 Beta
- Ditambahkan Menu Hapus Satu Sekolah untuk Admin

Sistem Dapodik Versi 2.1.4 Beta
- Pembenahan Bug Sistem Verifikasi Uploader
- Verifikasi File Gagal Proses dilakukan di Awal verifikasi

Sistem Dapodik Versi 2.1.3 Beta
- Penambahan Sistem SubMenu, Menu dan Modul pada Web Operator
Modul Sekolah :
Menu Pemekaran Kota
Sub Menu Reset Hapus Sekolah
Sub Menu Reset Merger Sekolah
Sub Menu Reset Perubahan Jenjang Sekolah
Sub Menu Reset Update Perubahan Jenjang Sekolah
Sub Menu Hapus Guru Sekolah
Sub Menu Reset Hapus Guru Sekolah
Sub Menu Reset Update Tingkat Siswa Sekolah

Penambahan Modul Guru
Modul Guru :
Menu Biodata
Menu Mutasi
Menu Approval Mutasi
Menu Reset Approval Mutasi
Menu Non Aktif
Menu Reset Non Aktif
Menu Pencarian Guru
Menu Download Guru

Modul Uploader
Upload Guru

Sistem Dapodik Versi 2.1.2 Beta
- Pembenahan Verifikasi Sistem Uploader untuk deteksi siswa lulusan

Sistem Dapodik Versi 2.1.1 Beta
- Pembenahan Bugs Kesalahan Mutasi

Sistem Dapodik Versi 2.1.0 Beta
- Integrasi sistem Web Operator dan Web Uploader
- Perubahan Total Tampilan Antar Muka
- Pengembangan Sistem API Dapodik


Kesalahan Format file salah, file tidak ditemukan, atau file rusak.

26 Maret 2009

Format file salah, file tidak ditemukan, atau file rusak.

Pastikan file excel menggunakan format Excel 97-2003.

Jika ada tulisan diatas ketika anda mengupload, kemungkinan kesalahan adalah sebagai berikut :

1. Didalam File excel terdapat salah satu kolom yang di hidden (disembunyikan)

2. Didalam File Excel terdapat Nama kolom yang berulang. Misalnya Kolom Tempat Lahir | Tempat Lahir. Terdapat 2 kolom dengan nama yang sama

Demikian Tips dan Trik kali ini. Semoga informasi ini bisa membantu kawan-kawan operator di daerah di seluruh Indonesia.


Ralat Permintaan Laporan Permasalahan

13 Maret 2009

Mohon jika ada permasalahan untuk segera dilaporkan menggunakan format sbb:
1. Nama Operator :
2. Asal Operator :
3. Bukti-bukti (misal screenshot atau cetak tanda bukti atau salah satu file disertai dgn 1 siswa)
4. Kontak Person :
5. Waktu Eksekusi :
6. Uraian komplain :
7. Subject email : Penandan subject email harus ditulis dan dikelompokan jenis subjectnya:

[Mutasi] — untuk komplain mutasi
[Biodata] — untuk komplain biodata
[Uploadlulusan]–untuk permasalahan upload yang siswa lulusan kelas 7 dan 10
[gagalproses]–untuk permasalahan upload yang gagal proses
[approval mutasi]– untuk permasalahan approval mutasi
[tandabukti]– untuk permasalahan cetak tanda bukti yang dirasa kurang sesuai
[pejabat]– unutk permasalahan edit pejabat

Untuk meningkatkan tingkat keberhasilan upload file pada DAPODIK. Hanya sekedar memberikan informasi permasalahan untuk yang gagal proses silahkan untuk mengecek hal-hal berikut:

1. Pastikan anda telah mengikuti petunjuk dan panduan Web Uploader (http://uploader2.jardiknas.org/nisn_help.html)
2. Disarankan hanya menggunakan 1 lembar kerja  (sheet) pada setiap filenya
3. Jika data siswa yang hendak diupload cukup banyak, pecahlah menjadi beberapa bagian (misal : 100 – 200 siswa/file)
4. Pastikan siswa yang diupload adalah siswa yang masih aktif.
5. Pastikan siswa yang diupload khusus untuk tingkat 1, 7 dan 10 telah dinyatakan LULUS.
6. Pastikan siswa-siswa yang diupload  tersebut bersekolah pada sekolah yang bersangkutan, kecuali siswa lulus (point 6)
7. Pastikan tidak ada duplikasi data siswa pada file anda.

Kirim permasalahan kawan2 ke email saya sundoro_dapodik@yahoo.com Hanya ralat saja, jangan mengirimkan permasalahan anda ke email sundoropramuji@gmail.com dikarenakan saya lupa passwordnya. Jadi bagi rekan2 yang sudah mengirimkan email ke sundoropramuji@gmail.com belum dapat kami ketahui dan diprogress lebih lanjut.


Mode Uploader Dapodik

6 Januari 2009

Mode Batasan Upload Web Uploader

- Mode 1 (default) adalah mode paling ketat dimana mode ini hanya mengijinkan upload siswa baru kelas 1 (SD) tanpa NISN.

- Mode 2 mengijinkan upload siswa baru di tiap jenjang (kelas 1 SD, 7 SMP, dan 10 SMA/K) dimana kelas 1 SD harus *tanpa* NISN sedang kelas 7 SMP dan kelas 10 SMA/K harus *dengan* NISN.

- Mode 3 mengijinkan upload siswa baru di tiap jenjang (kelas 1 SD, 7 SMP, dan 10 SMA/K) dimana tidak dilakukan pembatasan thd ada atau tidaknya NISN (boleh isi boleh kosong). Namun validitas NISN yg diberikan (jika diisi) tetap akan dicek.

- Mode 4 mengijinkan upload siswa baru sebagaimana pada mode 3, *dan* mengijinkan upload siswa kelas lain (selain kelas 1, 7, dan 10) namun NISN harus terisi dan valid.

- Mode 5 adalah mode yg paling bebas dimana mode ini mengijinkan upload upload siswa baru sebagaimana pada mode 3 *dan* mengijinkan upload siswa kelas lain (selain kelas 1, 7, dan 10) dimana tidak dilakukan pembatasan thd ada atau tidaknya NISN (boleh isi boleh kosong), Namun validitas NISN yg diberikan (jika diisi) tetap akan dicek.


Hati-Hati dan Dibaca kembali Promo INDOSAT

5 Januari 2009

Hati-hati terhadap promo indosat 3G Broadband Indosat menggunakan Kartu Matrik. Ini terjadi pada diri saya pribadi.

Pertama-tama, ketika saya datang pada pameran komputer INDOCOMTECH yang diadakan di Balai Sidang Senayan Jakarta, saya tertarik akan Stand Indosat yang menawarkan Bundling Modem SpeedUp 3,5G Indosat. Pada penawaran tersebut, ditawarkan akses internet unlimited 3,5G Indosat ditambah bundling Modem 3G SpeedUp. Saya mencoba dan menghampiri stand tersebut dan berusaha mencari tau mengenai informasi akses internet unlimited yang disediakan oleh Indosat. Setelah saya mendapatkan informasi bahwa Jika membeli Modem 3,5G Broadband Indosat akan mendapatkan Promo dari Indosat yaitu Gratis Internet Selama 3 bulan dengan akses unlimited dengan rincian sebagai berikut:

1. Aktifasi dilakukan selama 3 hari dan maksimal seminggu hari kerja.

2. Akses internet Unlimited

3. Kecepatan 3,6MBps dengan syarat setelah kuota 1,5 Gb, speed akan turun menjadi 256 KBps.

Ternyata, dalam kenyataannya tidak seindah yang dijanjikannya.

Pertama, Modem baru bisa dipakai, setelah aktivasi selesai kurang lebih dalam waktu 3 Minggu, itupun saya harus menelpon puluhan kali ke Call Center Indosat untuk memohon segera diaktivasi kartu Matrix nya agar bisa terkoneksi internet.

Kedua, setelah sebulan pemakaian, tiba-tiba tepat pada tanggal 26 Desember 2008 Modem tidak selalu tidak bisa melakukan koneksi dikarenakan Aktivasi telah di kunci sementara dikarenakan kelebihan Quota pemakaian.

Ketiga, Kelebihan pemakaian dari 1,5GByte tersebut harus dibayarkan dengan jumlah Rp.0,1 dikalikan jumlah kelebihan Byte yang digunakan.

Pada point ketiga, ketika saya disuruh untuk membayar kelebihan Quota pemakaian tersebut. Saya berinisiatif untuk pergi ke Galeri Indosat untuk menanyakan kebenaran hal tersebut. Alhasil, setelah saya dijelaskan panjang lebar, Promo yang disuarakan Indosat bukan Promo Unlimited selama 3 bulan, melainkan hanya di berikan Quota 1,5GByte perbulan, dengan ketentuan jika melakukan pemakaian lebih dari Quota yang disediakan dikenakan biaya sebesar Rp.0,1 Per Byte.

Demikian informasi saya ini supaya mendapat perhatian dari masyarakat agar dapat berhati-hati terhadap orang-orang yang menawarkan Promo Unlimited. Pastikan promo tersebut benar-benar Unlimited dan Baca kembali Promo yang ditawarkan dari Bundle dan bukan dari Promo yang ditawarkan dari orang yang menawarkan.


Kesibukan di Hari Minggu

15 Desember 2008

Hari minggu kemarin, aku memang bener-bener istirahat setelah kemarin sabtu aku control ke Rumah Sakit untuk memeriksakan kembali keadaanku pasca kepulanganku dari Opname dirumah sakit kemarin tanggal 10 Desember 2008. Hari ini kegiatanku hanya browsing internet di rumah, membaca email, mengecek data NISN dan mencari berita actual disalah satu portal online berita.
Ada salah berita yang menjadi Headline yaitu mulai 15 Desember 2008, BBM akan turun lagi sebesar 500 Rupiah untuk jenis premium, mengikuti penurunan 1 Desember 2008 kemarin yang turun 500 Rupiah, sehingga jika dikalkulasi penurunan sebesar 1000 Rupiah setelah 2 kali penurunan harga bahan bakar minyak untuk jenis Premium.
Mungkin penurunan harga BBM ini diharapkan bisa diikuti dengan turunnya harga bahan makanan pokok yang semakin sulit dijangkau oleh masyarakat yang keadaan ekonominya semakin sulit. Ini dilihat dari masyarakat disekitar rumahku yang masih berada dilingkungan perkampungan yang sederhana yang memang bukan lokasi perumahan atau kompleks mewah. Semoga pemerintah selalu melihat kondisi ini, apalagi kondisi sekarang yang sedang mengalami krisis global diseluruh dunia

Bravo Indonesia Raya

I Love Indonesia.


Masuk RS. Aminah

13 Desember 2008

Hari Idul Adha merupakan Hari dimana kita dianjurkan untuk mengurbankan harta kita di Jalan Allah SWT, dimana hikmah dari Idul Adha, kita dianjurkan untuk saling berbagi dan mengasihi orang yang tidak mampu dan menanamkan jiwa sosial agar hati ini senantiasa menjadi bersih.

Bertepatan dengan itu pula, pada hari raya qurban tersebut, orang-orang muslim berbondong-bondong pergi ke mesjid untuk melaksanakan sholat Ied, dan setelah itu menyaksikan penyembelihan kambing, sapi ataupun kerbau untuk dagingnya dibagikan kepada yang berhak.

Tiba siang hari, kepalaku terasa pusing yang hebat, kemudian badan keluar keringat dingin terus menerus, kemudian badanku terasa menggigil kedinginan dan muntah-muntah yang berkepanjangan. Inilah awal aku dibawa kerumah sakit. Muntah-muntah itu tidak jelas diakibatkan oleh apa, yang jelas aku tidak pernah memakan macam2 sehari sebelumnya, aku hanya memakan ketupat sayur yang dibuatkan oleh bundaku tercinta. Setelah terus menerus muntah sampai terasa pahit dan seluruh makanan yang ada diperutku mungkin sudah keluar semua, dan terus menerus aku mengeluarkan cairan melalui muntah tersebut.

Setelah melihat itu, bapak sangat bingung sekali, dan bapak berpikiran untuk dibawa kerumah sakit dikarenakan jika dibawa ke rumah sakit bisa segera di infus dan cairan yang hilang bisa digantikan secepat mungkin untuk menghidari hal-hal yang mungkin bisa menimbulkan resiko yang lebih buruk. Sekitar jam 2 sore, aku dibawa ke Rumah Sakit Aminah yang berlokasi dekat dengan rumah yaitu berlokasi di Jalan Ciledug Raya, Batas. Aku langsung masuk UGD dan langsung diberikan pertolongan pertama oleh dokter yang berjaga pada waktu itu. Karena dikhawatirkan akan muntah-muntah lagi, akhirnya aku diputuskan untuk dirawat beberapa hari sampai sembuh.


Belajar Paperless Bagian 2

3 Desember 2008

Belajar Sistem Paperless

1 Desember 2008

Apa sih itu paperless? Paperless merupakan sebuah sistem yang diciptakan untuk menglelola sistem administrasi ketatausahaan di Lingkungan Biro PKLN

Sistem paperless ini sudah dikembangkan oleh bagian sistem informasi Biro PKLN. Sistem ini dibuat untuk memenuhi sasaran mutu bagian sistem informasi tahun 2008 dan menunjang sistem manajemen mutu ISO 9001-2000 di lingkungan biro PKLN. Selain hal tersebut sistem ini dibuat untuk menunjang proses administrasi ketatausahaan di lingkungan Biro PKLN.

Sistem ini adalah ujicoba untuk penerapan di semua unit Departemen Pendidikan Nasional dan Biro PKLN sebagai pionir untuk program ini. Akses paperless ini bisa diakses melalui http://paperless.depdiknas.org

Didalam sistem tersebut mencakup:
1. Proses penugasan seorang Pejabat sampai dengan staff
2. Proses penelusuran disposisi surat
3. Penunjukan waktu Deadline yang harus segera dilaksanakan oleh seorang pejabat atau staff
4. Hierarki persuratan dan kelengkapan lainnya secara komputer dan meminimalkan manual
5. Sistem online yang bisa diakses dimana saja secara efisien dan cepat.

Hal-hal yang harus dipersiapan untuk Proses persiapan :
1. Perangkat : scanner, komputer, laptop
2. Daftar user/ pegawai : Nama, Foto, Loginpass
3. Modul Pelatihan
4. Contoh surat masuk

Pelatihan Persiapan
1. Pelatihan jabatan dan operator ( 1 minggu )
2. Latihan mandiri dan pemantauan ( 2 minggu )
3. Go live ( 2 januari 2009 )

Dukungan Persiapan:
1. pendampingan Pelatihan
2. Pendampingan latihan mandiri
3. Pendampingan 1 minggu go live ( implementasi nyata )

Srcreen shot aplikasi paperless

Screen shot 1

Screen shot 2


Perhatian dalam Membeli Ponsel

25 Oktober 2008

Pasar ponsel rekondisi diperkirakan mencapai separuh dari total penjualan handphone di Tanah Air. Barang ini adalah hasil daur ulang limbah telepon genggam luar negeri yang diselundupkan ke Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta: Handphone, saat ini seolah sudah menjadi kebutuhan penting. Selain sebagai sarana komunikasi, benda mungil ini juga telah menjadi gaya hidup. Diperkirakan, angka penjualan telepon seluler alias ponsel di Indonesia dalam sehari mencapai 8.000 unit. Ini artinya, hampir 10 juta unit telepon genggam laris manis terjual di pasaran Tanah Air dalam setahun.

Namun tahukah Anda? Ternyata, tak sedikit ponsel di pasaran adalah hasil daur ulang alias HP rekondisi. Sebagian lainnya menyebut handphone refurbish atau barang bergaransi toko. Tak ada angka pasti jumlah HP rekondisi yang beredar. Namun diperkirakan jumlah peredarannya nyaris separuh dari total penjualan HP di Indonesia.

Penelusuran tim Sigi SCTV, belum lama ini, menunjukkan HP rekondisi dijual dengan harga yang sangat murah bahkan bisa terpaut 25 hingga 50 persen dari harga tipe sejenis yang paten. Namun, HP jenis ini sangat rentan. Namanya barang berkomponen bekas, komponennya bisa aus dalam hitungan hari.

Pasar HP rekondisi sangat gampang ditemukan. Sebuah toko di kawasan pertokoan bilangan Jakarta Selatan misalnya, mengaku siap memasok ratusan bahkan ribuan unit HP rekondisi berbagai merek dan jenis. Tim Sigi juga mendapati sejumlah HP merk ternama macam Moto yang dilego hanya seharga Rp 300 ribu. Atau, PDA (Personal Digital Assistant) merek Kyocera buatan Amerika Serikat yang dijual sekitar Rp 1 juta. Melihat harganya yang sedemikian murah, tim Sigi yakin HP tersebut hasil daur ulang.

Lewat bantuan seorang teknisi HP terlatih dan berpengalaman, tim Sigi membongkar sejumlah HP yang diduga kuat hasil rekondisi. Dari hasil pemeriksaan, dipastikan HP CDMA (Code division multiple access) merek Nexian yang tengah laris-larisnya di pasaran ini adalah barang rekondisi. Sejumlah komponen telepon tersebut sudah usang dan hanya diperkirakan hanya bisa bertahan dalam dua atau tiga bulan. “Di negara asalnya, HP ini sudah tak layak pakai,” ujar sang teknisi. Demikian juga dengan ponsel merek Nokia tipe 2126 yang sangat populer di Tanah Air.

Pabrikan Nexian jelas membantah temuan ini. Presiden Direktur PT Metrotech Jaya Komunika Martono Jaya Kusuma membantah jika produk HP-nya adalah hasil daur ulang. Ia menjamin semua komponen yang diimpor 100 persen baru. “Semua dikirim dalam kondisi baru dan dirakit di Indonesia,” jelas Martono.

Lain halnya dengan pihak Nokia. Mereka tak membantah jika Nokia tipe 2126 adalah HP rekondisi. Cuma, Nokia tipe tersebut tak diproduksi Nokia Indonesia. Barang tersebut juga mestinya tak dijual di Indonesia alias kemungkinan barang selundupan. “Hanya diedarkan di Amerika Latin,” ujar salah seorang teknisi resmi Nokia.

Sebenarnya seperti apakah HP rekondisi itu? Menurut seorang ahli telepon seluler Kusuma, kebanyakan HP rekondisi didaur ulang dari ponsel bekas yang sudah menjadi limbah di luar negeri. Limbah-limbah HP tersebut diambil mesin dan LCD monitornya kemudian dirakit ulang. Sementara casing, charger dan aksesori lainnya diganti baru.

Umumnya, HP bekas itu didatangkan dari negara-negara di Asia seperti Korea, Jepang, dan Cina. Tak sedikit juga yang diimpor dari Amerika dan beberapa negara di Eropa. Barang bekas ini kemungkinan kuat didatangkan secara ilegal melalui jaringan yang sangat rapi. Modus yang pernah terbongkar adalah memasukkan barang ke Indonesia dengan cara dipisah-pisah antara handset dan aksesorinya. “Paling banyak Nokia dan Samsung,” imbuh Kusuma.

Di Indonesia, barang-barang tersebut lantas dipereteli dan dirangkai kembali. Tentu saja dibalut dalam casing yang gres. Yang paling mencengangkan, HP-HP hasil daur ulang itu dikemas dalam dus-dus baru yang sangat mirip resmi.

Usut punya usut, dus-dus merek HP ternama seperti Nokia ternyata diperjualbelikan secara bebas. Barang yang tentu saja palsu ini bisa dibeli dengan harga Rp 20 ribu berikut buku manual dan perangkat lunaknya.

Lantas bagaimana dengan nomor seri mesinnya? Rupanya, urusan ini pun memiliki pasar tersendiri. Penelusuran tin Sigi menemukan fakta bahwa satu nomor seri IMEI (International Mobile Equipment Identification) atau nomor mesin HP diperjualbelikan hanya dengan harga Rp 3.500. Paket IMEI ini berikut barcode dan nomor register HP.

Jika mesin HP bekas sudah dibalut casing baru lalu dibungkus dus lengkap dengan aksesorinya, maka ponsel rekondisi tersebut siap dijual ke pasaran layaknya barang paten 100 persen. Umumnya, masyarakat tak akan bisa membedakannya mana HP aspal ini dengan HP merek paten bergaransi resmi pabrik. Penampilan fisik keduanya tak jauh berbeda.

Pada akhirnya, konsumen harus lebih waspada dan teliti sebelum membeli agar tak menyesal karena barang yang dibeli tak seperti yang diharapkan. Kejujuran sang penjual pun menjadi faktor yang tak kalah penting. Satu hal yang pasti, ada baiknya konsumen membeli HP di agen atau vendor resmi produsen telepon genggam.(TOZ/ Tim Sigi SCTV)

Sumber :

http://www.liputan6.com/view/8,130095,1,0,1160619166.html